Jumat, 02 Agustus 2013

Sendiri

Sore itu dari utara,
Seseorang datang dengan sebelas hujan
Aku diam, kugenggam pedang
Kutikam kesendirian

Jumat, 19 Juli 2013

Janji

Di kelingking yang gemetar
Kau wasiatkan janji
pada rembulan yang memudar
Kabut putih dan halilintar yang mengakar

Rabu, 17 Juli 2013

Aku tak pantas untukmu

Apa harus aku seperti hujan?
Mendatangimu lalu hilang terhalang pelangi
Atau seperti senja?
Datang lalu musnah diterpa malam
kau tak bisa kumiliki sayang
dirimu adalah sebutir mutiara
sedangkan aku seekor kerang yang hina

Jumat, 12 Juli 2013

Penyesalan

Di ujung sajak itu aku merasakan sebuah kekecewaan
Seperti rantaian waktu yang enggan di sembuhkan

Tak ada yang semanis senyummu

Malam terlalu indah untuk membuat seribu puisi
Disaat senyummu kutuang dalam goresan tinta disenja ini

Kita berbeda

Aku adalah jalan lurus
Sedangkan kau adalah. Ujung jalan yang tak pernah aku temukan

Untuk seseorang

Telah kutulis beribu larik tentang musim
Kata-kata yan tak pernah libur
Bagai puisi abad lelap terkubur

Bayangan semu

Disudut senja
Di bayang sang waktu
Senyummu berdiri angkuh diantara rinduku
Manis tapi pahit
Kusadari ragamu tak disini

Penantian

Pada ruang disisi jendela
Langit telah kusam warnanya
Karna menerjemahkan huruf-huruf diantara puing-puing warna jingga yang telah hilang menanti malam
Namun kau masih menunggu sayang'
Mungkin cintamu telah abadi
Sedalam lautan di samudera biru

Cerita yang patah

Aku dan kamu adalah sepotong episode yang tak sempurna
Tak menyisakan apa-apa
Selain tersusun samar
Kisah sketsa yang patah

Kau tak sendiri sayang

Untuk kesendirianmu
Tuhan hadirkan. Rembulan dan bintang gemintang. Dirembang malam
Apalagi yang kau khawatirkan?

Aku lelaki pengecut

Sisa pecahan kaca di kelopa mata
Sisa duri di sela-sela ujung kuku
Mengagumimu. Lebih pedih dari itu

Sajak untuk kekasih

Ingatlah kekasih !
Suatu kala benciku akan lebih sunyi dari kertap daun gugur dari rantingnya
Dan detak jantung pada malam-malam hening

Aku

Aku bukan pujangga
juga bukan pengembara cinta
hanya seniman kata-kata
Dan pikiranku ialah puisi yang tak pernah puasa menuliskanmu

Lelaki tua

Di sebuah gubuk ketika senja
Lelaki tua itu memesan dua cangkir kopi
Satu untuk dia dan satu untuk kesendiriannya

Senja di jalan itu

Pernah di perempatan
Diantara sombongnya kalakson-klakson yang menggerutu
Aku menemukan sajak paling sunyi
Pada kaleng pengamen itu

Rindu abadi

Aku adalah sunyi dan kau adalah duka
Kita menghasilkan sebuah kenangan
sepi, sunyi, dan puisi tentangmu membawaku kedalam labirin kerinduan yang panjang

Lembayung senja

Jika lembayung senja adalah penghubung ungu dan jingga
Jadikan aku diantara cinta dan bencimu

Rindu hampa

Kerinduan itu ibarat lemari dikamarku
Berdebu dan takpernah terisi baju

Hitamnya sepi

Kawan, kopi yang kau aduk tanpa gula itu bernama sepi
Siang yang sunyi
Tak lebih pahit dari tegukan pertama

Bidadari berduri

Sampai saat ini
Aku belum bisa menemukan kata sastra yang bisa mendeskripsikan manisnya wajahmu
Meskipun kuselam pekatnya lautan
Ku hadang gelapnya malam
Dan ku hancurkan kerasnya bebatuan
Kau masih menyiksaku dalam diam

Gelora rindu

Di wangi harum rambutmu
Ingin kusisir helai demi helai kenangan lalu
Dan kusematkan pita ungu bertabur rindu

Puisi rindu

Pada titik hitam sepasang matamu
Kutuliskan sebaris puisi rindu
Di dinding hatimu yang telah retak

Membisu

Kuhentikan lidah bicara
Kubiarkan hening berbahasa sunyi semesta
Kupersilahkan cinta bersembunyi dari kata-kata

Jumat, 10 Mei 2013

puisi yang tak pernah jadi

Tinta hitam itu entah dimana
laksana kapal keram dilautan kertas
ku ganti warna kucari makna
ku ukir namamu namun tak berbekas

wahai kau mendung diantara langit senja
tunjukkan aku jalan yang penuh cerita
tulisan di  usang ini tak pernah berakhir
dimana lagi kan kucari kata yang bisa menyihir

kau wanita anggun, indah seumpama sayap merpati
penuh misteri yang hitamkan putih kertas ini
kata demi kata ku tulis namun tak ada makna yang terlahir
mungkin kau wujud bidadari di negeri akhir
akhir dari sebuah puisi yang tak pernah jadi

Sabtu, 04 Mei 2013

aku hanya lah perindu sepi


aku hanya lah perindu sepi
yang tak bertepian mencari pelabuhan
untuk melepas lelah dengan sebait puisi tanpa arti


senja nanti diujung tepi laut; aku tinggalkan sebingkai senyum, di sebongkah batu datar dengan alas saputangan putih penuh memory


Hai sang pelangi yang sedang berada di tengah lautan biru, aku menulis ini di atas kotak dua rangkai bunga yang diam diam aku beli untuk kita dikala cinta bersemi dulu, goresan tangan ini sengaja ku tulis sebagai isarat bahwa waktu telah merubah segalanya, senja berganti malam, jingga menjadi hitam dan cintapun menjadi dendam.

04 MAY 2013
Bunga dan Pelangi Jingga

Jumat, 12 April 2013

Andaikan Bisa kumiliki hatimu seutuhnya



cinta
membuat ku lumpuh
tak lagi akan bernyawa kepalan tanganku
terpuruk meski ku coba menggenggam
taukah kamu dia pasti pergi bila kau hianati
taukah kamu dia kan setia bila tak kau buat kecewa.
bunuhlah aku  tepat di jantungku agar ku tahu rasa sakitmu

Aku...
Yang sekarang berada di atas tandusnya perasaan..
Yang berada dalam sepinya kesendirian..
Yang berada dalam gundahnya sebuah kegelisahan..
Dan yang berada dalam kehidupan yang penuh pertanyaan..
Kapankah berakhir semua ini..
Kehadiranmu semakin membuatku terbelah

Aku tak begitu mengerti..
Aku tak begitu memahami..
Namun sungguh.. Mengenalmu adalah sebuah kerumitan yang tak dapat kusentuh..
Aku kalah dengan kekhilafanku sendiri..
Aku kalah dengan keangkuhanku sendiri..
Dan aku kalah denganmu..
Dengan semua yang engkau berikan kepadaku..

Andaikan Bisa..
Kan kumiliki hatimu seutuhnya..

Andaikan Bisa..
Kan kumiliki cintamu semuanya..
Andaikan aku bisa..
Namun Aku tak pernah mampu..

Sayang..
Aku mencintaimu..
seindah awan putih diantara langit biru
Maaf untuk semua ini..

13 APRIL 2013 dedicated to someone
#bunga dan pelangi jingga

Sabtu, 23 Maret 2013

cerita kaktus


 












dulu Kau pernah bilang
Kaktus takkan bisa berbunga mawar
Meskipun sama-sama berduri

namun bagaimana dengan detik ini ??
hatiku bergetar pada lentera kecil itu
harimau berparas bidadari yang ku benci
laksana kerikil tajam yang berdebu

#maret 2013

pencarian cinta












Ke mana ku bawa pergi, cinta
Lembah demi lembah ku susuri
Laut demi laut galau ku selami
Malam demi malam ku isi mimpi


Ke mana kan ku bawa pergi, cinta
Angin demi angin ku hembuskan
Kabut demi kabut ku sibakkan
Senja demi senja ku resahkan


Bersamamu kuukir sebuah nama
bersulamkan benang-benang jingga
Yang kemarin terasa hilang tak ada
Kini membuat aku terpenjara

maret 2013

Senin, 18 Maret 2013

adakah tempat aku untuk singgah


aku merajaimu lewat sunyi dan syahdu
membelai rambutmu; hingga sepi kian menyatu
adakah malam mencintai rembulan?
ketika purnama redup dimatamu

kau diam diantara pilu dalam tangis
dan aku tak mau ditimpa mata gerimis
apakah rindu itu bisa ku iris?

purnama telah berlalu; perihal rindu atas namamu
aku memujamu lewat bait-bait kata yang merdu
mengeram sepi, hingga aku semakin membeku

lepas purnama hilang
kita mulai mengenang kisah usang

kembali pada rindu yang serakah
adakah tempat aku untuk singgah

20 - maret 2013

menungguku ditubuh rindu menganga



Malam masih tak terlalu redup
Mari kita selesaikan cerita yang sempat putus
di sudut kelas dalam ruang yang berdinding putih
dikau masih saja bermenung dibalik jendela beratapkan rumbia

bersenandung kecil menunggu pangeran yang entah kapan tiba
masihkah kau menungguku ditubuh rindu menganga?
terlalu lama kau menunggu sayang,
hingga bara tak lagi menyala

aku masih mengingat pakaian bermotif bunga
pakaian yang terakhir kali kau kenakan
namun aku telah lupa, sayang
aku telah lupa siapa namamu

Begitu cepat waktu mengubah hulu menjadi hilir
hingga rinduku ibarat merpati yang lupa letak sarangnya
terlalu lama kau menunggu, sayang
hingga cinta tak lagi membara

18 maret 2013

menunggu pelangi


telah lama aku duduk di batu ini,
menunggu pelangi yang enggan memberikan warnanya pada awan hujan yang telah lama hilang,
yang tertinggal hanya kepingan-kepingan batu tua dan pohon cemara yang masih saja melumpuhkan daunnya dimuka rawa.

kau perempuan berselendang pelangi

lama sudah aku menunggumu di muara sepi jingga yang tak lagi berwarna
oh, kau pelangi yang malu-malu menahan rayu, datanglah wujudmu bersamaku, tikam sepiku dengan warna mu.

18-maret 2013

Minggu, 17 Maret 2013

SEPERCIK CERITA YANG HILANG

hai kawan-kawan yang tergabung dalam BODAT COMMUNITY .
Misbah Schemer Nova Indryani Lisda Tumanggor Claudya Sinaga

aku mau bernostalgia sebentar ya, mumpung lagi ada waktu kosong untuk mengingat sesuatu yang tlah terupakan hahahaaa

kita flash back 5 tahun yang lalu ya, saat pertama masuk di unimed .
orang pertama yang ku jumpai di unimed yang gak seberapa itu adalah siapa lagi kalau bukan misbahudin yang katrok itu. kelak jadi sahabat karib ku paling sok keren dan o'on . udah o'on KOMTING pulak tu, bisa-bisanya dia mengalahkan Silaen Herr Harry Houdini waktu itu. mugkin efek gaya keren nya misbah bisa mengalahkan herry nanda .hahahahak


misbahudin
*gini cerita aku pertama jumpa dengan pangeran kutacane itu, pada zaman dahulu kala di gedung B lantai 3 sebelum di adakan test toefl untuk para anak baru yang lulus PMDK, aku jumpa dengan laki-laki bertampang dekil,sembrautan, pakaian yang super keren (kemeja hitam+jeans arrafik 1980-an). ntah apa yang membuatku tiba-tiba menyapanya kala itu. dengan sapaan yang sederhana dia menyebut nama nya sebagai misbahudin. Aneh kali namanya batinku berkata kala itu, seperti nama zaman penjajahan dulu. Test toefl pun berlangsung , laki laki berpakaian dekil itu duduk di sebelahku, selama ujian berlangung mata nya selalu melihat jawabanku, padahal isian ku asal-asal semua,maklumlah aku kan pintar. sepertinya dia mencontek pada orang yang tepat kala itu, HAHAHAHAAHAAA. Hamdy hasmin kan terkenal pintar dengan pelajaran structure 1-4. Wajarlah dia mencontek . itulah perkenalan singkatku dengan komting yang penuh kharisma itu .

* orang pertama ku kenal setelah misbahudian adalah ********* gag usah sebut namalah, gak enak ntr. suatu ketika di gedung serba guna. aku datang terlambat untuk ospek pertama. sial bagi ku, aku tak kebagian tempat duduk.
di paling sudut belakang sebelah kanan ada serorang wanita berparas manis kala itu, dengan sopan ku sapa dia "mbak geser dikit ya, aku tak kebagian tempat duduk lagi, dengan santun dia memberiku tempat duduk, meski cuma secuil tapi cukup membuat ku senang kala itu, HAHAHAHAHHAAA. tralaaalaa trillilili. aku sudah lupa dengan kata-kata perkenalan kami kala itu, maklumlah aku orang nya amnesia, so mudah sekali lupa, tak di sangka aku berjumpa lagi dengan gadis misterius itu ketika PAMB di gedung B LANTAI 3 FBS , jumpanya juga di belakang - belakang, mungkin dia hoby duduk di paling belakang ketika itu , aku dengan gentle menanyakan siapa namanya, eeeeeeh dia malah bilang sudah kenal aku, waktu di gedung serba guna 3 hari yang lalu, aku jadi tersipu malu, udahh aah , gag usahlah di lanjutin lagi, ceritanya panjang nanti, gag cukup 1 bab di ceritakan untuk cerita yang ini. HOHOHOHOHOHOOO

claudya sinaga
* selanjut nya orang yang ku kenal adalah CLAUDYA SINAGA, jumpa pertamanya juga pas lagi PAMB di gedung B. saat itu dia dengan sok akrab menawari ku untuk melihat hp nya pada ku, kayak sales aja dia , hahahahaha. padahal belum kenal. udah sok akrab, nunjukin hp nya, aku masih ingat hp nya kala itu, hp nokia seken warna hitam , HAHAHAHAHAHAHAA. trus dia dengan akrab menyapa ku dengan nada manja "kamu sukak BLINK 182 YA?" waah anak ini sok akrab kali hati ku berkata lirih kala itu, ku iya kan aja, biar bisa minjem headset jeleknya , hahahahahaaak. yang paling lucunya lagi buka itu aja boss. dulu di semester 4 pelajaran SEMANTIC dengan maam Masitowarni. mereka gag berani persentasi mungkin karna malu ku liat barangkali ya, terang saja maam masito nya marah besar, lalu mereka di ceramahi dan semua orang di kelas itu menoleh ke arah mereka semua . mereka dengan malu tertunduk sambil berdiri seperti kehilangn dompet aja, mereka adalah anggota SPACE GIRL , NOVA INDRYANI,CLAUDIA SINAGA,LISDA TUMANGGOR, satu lagi aku lupa namanya. kata mereka sih , bahannya gag ada, di bawa sama irma ekiyanti ginting, tp menurutku itu cuma alasan belaka ajabilang aja gag berani tampil napa, hampir saja mereka ber 4 mati denga selembar daun sirih, HAHAHAHAHAHAHA kekeh aku ngingat momen yang ini.

Lisda tumanggor
*selanjutnya adalah LISDA TUMANGGOR, perkenalan nya juga di semester 4. ketika aku mau pulang main ps bersama misbahudin dan ilma fauzi di jalan durung sana, tiba-tiba lewatlah sesosok wanita misterius membawa selembar kertas putih, dengan segera ilman fauzi menghampirinya, dan menanyakan itu tugas apa?tugas reading 4 dari sir berlin jawabnya dengan warna suara yang aneh, sekilas itu juga misbahudin jatuh cinta padanya, sepertinya misbahudin cinta pada pandang pertama padanya kala itu. di saat dia pergi , disaat itu juga misbahudin kecewa sama ilman fauzi, kok gak kau kenali aku sama dia wak . itu kutipan kata wak udin yang masih ku ingat kala itu, siapa namanya siapa namanya , ada no hp nya sama mu, sepertinya misbahudin telah mabuk kepayang dengan pesona tatapan pertama pada wanita misterius itu, aku sih melihatnya biasa aja, NOTHING SPECIAL, gag tau knp misbah melihat nya langsung jatuh cinta. mungkin karna efek dari pandangan setiap manusia itu berbeda barangkali. hahahaa. itu belum seberapa. ini dia kisah yang paling lucu, aku sama misbah di usir setelah makan bersama di care4 gara2 gak mau bayar duit seribu yang kurang untuk pembayaran. hahahahaha. kami di suruh pulang sendiri2 naek angkot , di usir boss kayak tamu tak di undang, hahahahaa, kekeh. luph u dodonk. missing kost mu lah. poskonya bodat community jingkrak-jingkrak dulunya, denga boneka dolphin hijau pemberian dari misbah. aku kangen dengan boneka itu. hehehe

nova indryani
* terkhir adalah NOVA INDRYANI alias pepeng, ketika itu lagi mengumpulkan tugas reading 4. tiba-tiba ada yang memanggil nama ku , HAMDY tolong bawakan tugasku sekalian ya, dengan segera aku menoleh ke arah suara yang seperti malaikat itu, rupanya sesosok gadis berparas seperti bidadari berwajah ayu, ketika aku pertama melihatnya , aku langsung ketawa, aku gak tau kenapa, didalam dirinya itu selalu ada aroma kelucuan, apalagi senyum nya itu loh, buset, manis abis coy, kayak di sambar petir di siang bolong. HAHAHAHAAA. kok dia bisa tau nama ku ya, batinku berkata kala itu, padahal aku gak tau namanya. mungkin karana aku memang di gilai sama anak c reg 2008. jadi aku menjadi primadona disana. tp pepeng baek kok sama aku, dia sering minjamin aku duit dulunya walau pun bunga nya selalu 50 %. tapi aku masih kesal ketika aku di biarkan saja di timpa kereta pas lagi ngisi bensin di galon daerah galang sana, bukannya nolongin , dia malah tertawa melihat aku di timpa sama kereta ninja ku. abang abang pertamina itu pun juga gak nolongin aku, pepeng sama tukang pom bensin itu, sama sama kurang ajar pada ku ketika itu, tapi aku terharu juga pas pepeng mau pulang ke kampungnya setelah wisuda. aku menjumpainya untuk terkhir kalinya sekitar jam 7 malam. disaat itu dia mau berangkat pulkam, dia dengan sedih meneteskan airmata dan berkata dengan tersendu seolah itu adalah pertemuan terakhir kami,setelah 4 tahun di warnai cerita lucu,baru kali itu aku melihatnya menangis, sebenarnya waktu itu aku juga ingin menangis juga, tp ku tahan semuanya, maklum lah dia kan sahabat yang paling dekat dan paling intim sekali denganku,selalu berbagi susah dan senang dulunya. kapan lagi aku bisa jumpa sama mu ya dat, gitu katanya , lalu ku jawab, nanti di alam barzah kita pasti jumpa peng HAHAHAHAA .selamat tinggal ya peng jawab ku, kau tak kan kulupakan dalam perjalan hidupku. kebaikan dan sifat humorismu yang tak pernah marah itu, belum pernah satu cewekpun kutemukan sebaik dan selucu dirimu.

itu aja dulu ya, aku mau tidur dulu, slam bodat community, miss u all

17 MARET 2013

Rabu, 06 Maret 2013

Jika aku mulai berpuisi













Jika aku mulai berpuisi
tanda waktu tak bermimpi
Jika aku menghapus sepi
tanda beku risau hati

Puisi seperti mata-merpati
Puisi setajam belati tak bermata hati
Puisi sediam jingga sang pelangi
--; karena puisi, mimpi, sepi, di hati

Senin, 04 Maret 2013

menanti langit pagi














cuma ada aku disini
ditemani secangkir kopi
sepi……

cuma ada aku disini..
dan gerimis telah usai bernyanyi
sunyi…..

cuma aku disini..
bahkan bulanpun telah musnah bermimpi

cuma aku disini…
menanti langit pagi…


Kutulis sajak ini
Sebelum tidur menjelang pagi.
#bunga dan pelangi jingga


05 Maret

misteri jalan tak bertepi














Sebuah kata emas yang tertuangkan
Terukir diatas helaian kertas putih betinta merah darah
Tersimpan hati untuk katakan cinta dan benci

Dari misteri sebuah jalan tak bertepi
di hiasai sepasang kenari yang bernyanyi
Terselimuti manis dan pahit bagaikan gula yang diracuni

Tak terpungkiri oleh sang awan
Bahwa cinta telah menikam hati
Walau tak terucapkan dalam kata tak tersampaikan
Mendamba dalam rindu terangkum dalam tembang puisi ini
#bunga dan pelangi jingga

HAMDY HASMIN SEVENFOLD
5 maret 

Kamis, 28 Februari 2013

gadisku dalam tanya ?


BAB I
SEPOTONG CERITA LUCU

Hidupku dihiasi dengan hari-hari yang penuh dengan tawa, malas kuliah, tugas jarang dikerjai, sampai-sampai IP ku sem 2 dulu menyedihkan 1,7 tapi aku tetap optimis kuliah karna bagiku hidup itu tak perlu di sesali karna waktu akan mengajari kita bagaimana untuk dewasa (hahaha sedikit puitis tak apa lah, karna dulunya aku ingin jadi penulis terkenal), usil, hoby menertawai kesalahan kawan di depan umum dengan joke joke gila, suka mempermainkan hati wanita (padahal muka pas-pas-an hahahaaa), tapi selalu di kangenin, begitulah kawan-kawanku mendeskripsikan diriku.
sahabat karib ku (orang2 menyangka kami selalu pacaran dari dulunya)
aku terpakasa kuliah di kota medan karna di paksa orangtuaku, kelak kota ini lah yang mengajari dan memberiku seribu satu kisah di akhir cerita nanti. padahal jauh-jauh hari aku tak pernah mau kuliah di kota ini, mendengar namanya saja aku sudah muak kala itu. namun apa harus dikata, disini lah semua cerita dan kisah ini di mulai.

di cerita ku kali ini, aku tak banyak menceritakan kisah-kisah gila ku seperti cerita-cerita sebelumnya, tapi cerita kali ini tentang seorang gadis yang memberiku seribu cerita dalam perjalanan waktuku. yaa dia lah wanita yang selalu ku sebut BUNGA dalam setiap bait-bait puisi yang ku tulis dari dulu.
sma dulu (tembem)
perkenalan pertamaku dengan nya biasa-biasa saja hahahaha nothing special lah. saat kuliah mau di mulai di semester 5 setelah lebaran tiba-tiba saudaraku datang ke kos untuk menyuruh mengambil kereta yang kutitipkan di rumahnya dan membawa seorang gadis kala itu. siapa sangka gadis itulah nanti yang membuat cerita ini penuh bait-bait penuh warna, siapakah wanita itu sapaku dalam hati?. mungkin saja selingkuhan2 baru nya, tapi aku berdiam diri saja. karna tak mungkin ku tanya kala itu.

saat itu tak terlalu ku perhatikan wajahnya, karna sekilas kuliat wajahnya terliat biasa-biasa saja. tak ada yang membuatku tertarik sedikitpun. hanya yang kuliat dan kuingat  ketika itu hanya pipi tembemnya dan dia memakai jilbab dengan penampilan yang anak desa sekali, aaaaah gadis ini sama sekali tak menarik batinku berkata. kenapa saudara ku mau pacaran sama dia ya?, ku kenang kala itu. sudahlah itu bukan urusan ku pintasku dalam hati. sebuah perkenalan yang sangat tak berkesan bagiku dengan gadis itu. tapi nantinya aku harus menjilati ludahku sendiri karna diakhir cerita nanti aku sangat mencintainya dan menyayanginya layaknya seperti adek ku sendiri. cinta memang penuh misteri, hahahahahaha.


BAB II
FIRST DATE

Hari berlalu dan minggupun berganti, ntah apa yang terjadi saat itu, aku tak menyadari,  aku  sedang chat di facebook dengan gadis yang ku ejek-ejek di cerita di bab 1 tadi , lantas ku sapa dia dengan ramah, dan tak kusangka dia gadis yang sangat ramah, terliat dengan jawabannya membalas pertanyaan-pertanyaan chat ku di FB , aku pun ingin mengajaknya double date , eeeh tp dia berkata sudah putus dengan saudaraku, dan saat dia memberi tau dia jurusan bahasa Jerman dan kuliah di unimed juga, aku sedikit tertarik, ntah apa yang membuatku gila kala itu, aku langsung saja minta no hp nya blak-blakan, dan dia pun memberikan nya, gadis ini lugu sekali sapa ku dalam hati, padahal aku cuma iseng-iseng berhadiah saja kala meminta nomornya , hahahahaha.

saat itu aku masih semester 5, merupakam semester yang paling membunuhku  karna begitu banyak tugas kuliah. aku dan dia mulai akrab melalu pesan singkat. dengan penuh gentle aku mengajaknya jalan2 dan dia menerima ajakanku. jumpalah aku dengan gadis polos itu , padahal saat itu aku sudah lupa dengan wajahnya hehehehe. saat jumpa  yang ku ingat dia memakai jilbab dan pakaian yang rapi seperti mau kondangan, dalam hatiku berkata , anak ini mau kemana ya, cuma jalan-jalan aja kok rapi sekali ya, pintasku dalam hati. hahahahaha.

Aku masih sangat ingat ketika aku pertama kali jalan dengan nya, yaitu tanggal 28 Oktober 2010 karna besoknya aku pergi ke parapat sebagai panitia inagurasi adek kelas ku, sehingga aku mengajaknya jalan-jalan ke mall untuk membeli perbekalanku selama di parapat. sebelum ke sana kami pergi mengantar tugas untuk kawan dulu .

saat itu gerimis menghiasi saat pertama aku jalan dengan gadis polos itu, masih ku ingat betul, yang mana gerimis dan hujan lah yang selalu hadir setiap aku selalu jalan dengannya di hari-hari selanjutnya. hehehehe aku tak tahu mengapa demikian, makanya sekarang di saat hujan turun, aku selalu teringat kepadanya. hujan adalah cara ku mengingat kenangan bersama nya sampai saat ini. hahahahaaaa. putri hujan kali yaaaa.

BAB III
ADA GETARAN WARNA HATIKU

Setiap aku jalan dengan nya setiap itu pula aku membohongi pacarku, pernah suatu ketika dia bertanya padaku, gini kutipannya yang masih ku ingat

"bang kita kok sering kali jalan, hampir tiap malam? apa gak marah nanti pacar abg? " tanyanya padaku .

ku jawab saja aku gak punya pacar , hohoho. dasar cowok pembohong aku dulunya.

trus dengan nada pelan di jawab nya lagi,
ah yang benar, nanti hilang pacarnya.?
dulunya ku panggil dora hahaha
ternyata nantinya ucapannya itu betul-betul nyata, aku betul-betul kehilangan pacarku. pacarku kala itu meninggalkan aku dan pergi bersama cowok lain, sakit sekali rasanya, pengen mati aja rasanya dulu, sakit bos, sakit kali, aku dulu sampai nangis-nangis dan satu bulan aku gak selera makan dan sering menangis sendiri dikamar. huaaaaaaaa :'(

pacarku dulu yang meninggalkan aku (nisa)
carita pacarku itu nanti saja, terlalu dini untuk menceritakannya di bab III ini. kembali ke awal tadi. suatu ketika disaat kami sedang jalan-jalan hujan turun dengan lebatnya, dan berteduhlah di suatu tempat. aku merasa bersalah sekali kala itu. karena ku pandangi wajahnya yang penuh tetesan air hujan dan rambut hitamnya yang basah kuyup seraya terurai indah di hembus angin malam , membuatku terharu apalagi hari sudah larut malam, sebentar lagi gerbang kost nya akan di tutup, tapi hujan tak kunjung reda juga.

ku tatap dia dengan penuh perasaan, dalam hatiku berkata, alangkah manisnya dia ku liat malam ini. ku belai rambut hitamnya sembari ku cium wangi shampo pada rambutnya membuat hatiku tak dapat berdusta , bahwa ada getaran yang lain kurasakan kala itu, di situlah awal aku memendam perasaan padanya, yang tak pernah ku utarakan hingga setahun kemudian, sungguh tragis sekali HAHAHAHAAHAAA.


BAB IV nya masih di buku harian ku kawan-kawan, belum sepat ku masukkan semuanya, maklum lagi sibuk skripsi heheheheheh