Jumat, 10 Mei 2013

puisi yang tak pernah jadi

Tinta hitam itu entah dimana
laksana kapal keram dilautan kertas
ku ganti warna kucari makna
ku ukir namamu namun tak berbekas

wahai kau mendung diantara langit senja
tunjukkan aku jalan yang penuh cerita
tulisan di  usang ini tak pernah berakhir
dimana lagi kan kucari kata yang bisa menyihir

kau wanita anggun, indah seumpama sayap merpati
penuh misteri yang hitamkan putih kertas ini
kata demi kata ku tulis namun tak ada makna yang terlahir
mungkin kau wujud bidadari di negeri akhir
akhir dari sebuah puisi yang tak pernah jadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar