Jumat, 08 Februari 2013

malam kosong

Desus suara angin membawaku ke ujung jalan yang mengikat antara senja dan malam
kembali kulangkahkan kaki pada  tubuh waktu yang masih geram menunggu, juga pada setiap jejak yang telah ku tinggalkan di malam butal ini
ingatanku kembali mengingat  pada sebatang pohon  tua yang masih kokoh berdiri diantara akar-akar liar
juga pada bocah kecil bertelanjang dada  yang muram, ketika  pejalan subuh berhenti menapakkan kaki mereka
ah, malam masih juga sepi;  barangkali suara gagak yang masih riuh menyambut pergantian senja
atau suara desis ular jalang yang menggema merangkai malam bersama hewan-hewan nakal
kenapa malamku sunyi mencekam?
Sedang manusia mengubur diri dibalik dinding kayu, juga diantara deretan pohon  yang berjejer mengikuti laju angin yang kalian sebut;  dinding pembatas antara kalian dan tuhan
medan 09 februari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar